Safari Ramadhan 1444 H; STAIHA Bawean di SMAN 1 Sangkapura mengangkat tema literasi keuangan bagi siswa

MPISTAIHA – Berbeda dengan Ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya, pada bulan suci Ramadhan 1444 H kali ini, LPPM STAIHA Bawean bekerjasama dengan Kabid Kemahasiswan dan seluruh himpunan mahasiswa prodi serta dewan eksekutif mahasiswa STAI Hasan Jufri Bawean menggelar safari ramadhan selain di beberapa masjid, bagi-bagi sembako untuk du’afa dan yatim, juga ikut serta aktif menggelar pondok ramadhan sehari di beberapa sekolah, termasuk di antaranya adalah di SMA Negeri 1 Sangkapura.

Dalam salah satu sesi kegatan diisi dengan pemaparan materi oleh narsumber yang dihadirkan dari para dosen STAI Hasan Jufri untuk memberikan materi dengan berbagai tema yang bermanfaat untuk para siswa baik di sekolah maupun setelah lulus juga bekal hidup sehari-hari. Salah satu rangkaian kegiatan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 10 April 2023 yang bertepatan dengan tanggal 9 Ramadhan 144H di SMAN 1 Sangkapura, panitia menghadirkan Bapak Muwafiqus Shobri, M.Pd.I (Dosen tetap MPI sekaligus Kaprodi MPI STAI Hasan Jufri Bawean) sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut Beliau memaparkan materinya di hadapan sekitar 43 peserta pondok ramadhan putra para siswa SMAN 1 Sangkapura tentang “Literasi keuangan & Investasi pasar modal syari’ah bagi siswa”. Para peserta sangat antusias mendengarkan penjelasan narasumber yang cukup interaktif dan tampaknya tema ini cukup menarik perhatian peserta karena berbeda dengan tema-tema kajian bulan ramadhan pada umumnya. terlebih dalam sesi tanya jawab para siswa juga terlihat antusias untuk mengetahui lebih dalam tentang literasi keuangan.

Pemateri selain menjelaskan isi slidenya juga memberikan motivasi dengan menceritakan sedikit pengalamannya bagaimana Beliau belajar mandiri sejak masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, yang mana sejak saat itu beliau sudah belajar mandiri secara finansial sudah tidak lagi minta uang biaya hidup, makan dan sekolah serta mondok kepada orang tua, bahkan ketika menginjak sekolah di Madrasah Aliyah beliau rela menjadi kuli bangunan dan menjadi kuli angkut, ikut truk bekerja bongkar muat batu pondasi, baru bata, pasir, semen dsb demi biaya mondok dan sekolah serta memenuhi kebutuhan lainnya seperti membeli kitab dll.

Sebelum memasuki sesi tanya jawab; Narasumber menjelaskan tentang statistik pemahaman masyarakat Indonesia akan literasi keuangan, selain itu juga menjelaskan tentang bagimana sejarah uang dan cara bijak mengalokasikan keuangan serta bagaimana membedakan keinginan dan kebutuhan; mendorong semua siswa agar sejak dini mengenali hal itu semua sebagai bekal saat dewasa nanti apalagi setelah menginjak usia berkeluarga dimana setiap keluarga dituntut harus pandai mengatur keuangan agar tidak terjebak hutang dan hal-hal yang merugiakan secara finansial.

Narasumber juga menjelaskan bagaimana cara memulai terjun di pasar modal syariah yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah; bahwa asal sudah memenuhi syarat yakni punya KTP maka kita bisa masuk dan investasi di pasar modal syariah dengan mulai membeli saham-saham syariah minimal 1 lot (100 unit saham) dengan modal minimal mulai Rp 100.000,-an juga bisa. Namun narasumber juga mewanti-wanti agar jangan asal nyemplung (red: terjun) saja melainkan harus sudah mempelajarinya terlebih dahulu akan bagaimana fundamental perusahannya, peluang profitnya dan potensi resiko kerugiannya serta membaca berita ekonomi secara global.

Materi selengkapnya; Download disini

 102 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *